Lintasjavanews.my.id || Surabaya, 17 Agustus 2026 — Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) V melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Lapangan Mako Kodaeral V, Surabaya. Senin (17/8/2026).
Upacara dipimpin oleh Inspektur Kodaeral V Kolonel Marinir Muhamad Sholeh, dan diikuti oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), para Kepala Satuan Kerja (Kasatker), serta Perwira, Bintara, Tamtama, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kodaeral V.
Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Upacara membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang menjelaskan bahwa peringatan kemerdekaan tahun ini mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Tema tersebut diharapkan diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional, disiplin, dan nyata.
Panglima TNI menekankan bahwa tugas TNI saat ini adalah menjaga kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendiri bangsa, sekaligus memastikan kedaulatan, keamanan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap terjaga.
Dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis global yang semakin kompleks, TNI dituntut mampu mendeteksi dan mencegah berbagai bentuk ancaman, termasuk kontestasi geopolitik, konflik kawasan, perang siber, perang informasi, serta perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Selain menjaga kedaulatan, TNI juga dituntut menghadirkan rasa aman bagi seluruh masyarakat dengan menegakkan aturan di wilayah tugas serta mencegah dan menindak berbagai bentuk pelanggaran, seperti penambangan ilegal, illegal fishing, penyelundupan, dan tindakan lain yang merugikan masyarakat.
Di bidang kesejahteraan, TNI juga berperan melalui pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), dukungan terhadap program strategis nasional, penguatan ketahanan pangan dan energi, serta percepatan penanganan bencana. Kondisi keamanan yang aman dan kondusif menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan perekonomian nasional menuju Indonesia yang makmur.
Selain itu, Panglima TNI juga menegaskan bahwa kekuatan TNI tidak hanya diukur dari modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam), tetapi juga dari kehormatan, integritas, dan disiplin setiap prajurit.
Panglima TNI turut menekankan pentingnya peningkatan sinergi Tri Matra TNI serta soliditas bersama Polri dan seluruh komponen bangsa. Dalam menghadapi tugas yang semakin kompleks menuju Indonesia Emas, seluruh prajurit dituntut untuk terus mengimplementasikan TNI PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.
Demikian berita Dinas Penerangan Kodaeral V.
(Yudi)
dibaca

Posting Komentar